
Dumai. AnugrahPost.com – Pemerataan pembangunan infrastruktur jalan di kota Dumai tampaknya belum memenuhi harapan masyarakat sebab masih saja ada ruas jalan yang rusak kerusakan ruas jalan telah berlangsung bertahun tahun dibiarkan. diduga akibat minim nya perhatian Pemerintah Kota Dumai terhadap daerah daerah terisolir di wilayah Kota Dumai.
Kerusakan badan jalan di beberapa titik terkesan dibiarkan padahal ruas jalan tersebut merupakan urat nadi perekono mian warga tempatan untuk mengang kut hasil pertanian dan tandan buah sawit warga keluar dari Kelurahan Pelintung.
Liputan awak media ini Sabtu (20/06/2026) terdapat di dua titik ruas jalan yang kondisinya memprihatinkan badan jalan rusak berat yakni Jl. Parit Bugis dan Jl Perpat Jaya. bilamana terjadi hujan badan jalan becek lobang lobang penuh dengan genangi air, sehingga pengguna jalan yang melintas dijalan tersebut harus extra hati hati.
Selain badan jalan yang rusak, juga badan jalan sempit ukuran ruas jalan lebar 3 meter, sehingga bila kenderaan roda 4 yang melintas di jalan tersebut dan berlawanan arah, salah satu kenderaan harus menghindar ke jalan masuk rumah warga. Hal ini juga dialami pengguna sepeda motor harus berhenti dibahu jalan.menunggu kendeaan roda 4 melintas.
Kerusakan ruas jalan Parit Bugis menuju Jl. Perpat Jaya diperkirakan sepanjang 3 km. daerah ini boleh dibilang daerah telisolir yang memerlukan perhatian serius Pemko Dumai dan Dinas PU Kota Dumai. untuk membangun Jalan Parit Bugis dan Perpat Jaya. karena satu satunya badan jalan dari dan menuju Parit Bugis – Perpat Jaya menuju Kota Dumai.
Salah seorang warga Pelintung ketika berpapasan dengan awak media ini dilokasi jalan rusak. Jl. Parit Bugis mengatakan, bahwa perbaikan jalan. dijanjikan Wako Dumai ketika berlangsu ngnya kampanye pemenangan H.Paisal dan Sugiyarto periode 2024-2029. Bahwa Jl. Parit Bugis menuju Jl. Perpat Jaya akan disemenisasi.
Kepemimpinan H.Paisal dan Sugarto telah memasuki tahun ke 2 namun belum Nampak adanya upaya Pemko Dumai untuk membangun Jl. Parit Bugis yang hingga saat ini masih jalan tanah. “memang ada smenisasi tapi sekitar 100 meter dari Jembatan” selebihnya menuju Jl.Perpat Jaya masih Jl. Lama”. ujar warga menutup bincang bincang dengan awak media ini (sp).






