Hasil Pleno KPU Inhu Ternyata RIDHO Unggul 16 Suara di Pilkada Inhu

oleh -2.893 views

Inhu -Anugrahpost com- Penetapan hasil penghitungan perolehan suara tingkat Kabupaten yang digelar dengan pleno terbuka Komisi Pemilihan Umum (KPU) Indragiri hulu (Inhu)-Riau, Rabu (16-17/12/2020) hingga dini hari menetapkan pasangan calon (Paslon) Bupati Inhu Rezita Meylani-Junaidi Rachman (Rajut) unggul dengan perolehan suara 50.356 dan urutan ke dua diraih oleh Paslon bupati Inhu Rizal Zamzami-Yoghi Susilo (RIDHO) 50.048.

Hal itu sesuai dengan papan pengumuman yang dibuat oleh KPU Inhu, sedangkan untuk perolehan suara ke tiga diraih oleh Wahyu Adi-Supriati (BWS) dengan 35.156 suara, posisi ke empat diraih oleh Siti Aisyah-Agus Rianto (Syi’Ar) 35.653 suraa dan untuk posisi suara terkahir diraih oleh Nurhadi-Toni Sutianto (Nurani) 17.644 suara.

Namun hasil perolehan masing masing Paslon bupati Inhu yang di umumkan oleh KPU Inhu, dipajang di papan pengumuman, ditanda tangani lima orang komisioner KPU Inhu dan dua saksi pleno dari Paslon Bupati Inhu terlihat tidak ditanda tanda tangani oleh tiga saksi Paslon bupati, masing masing tidak ditanda tangani oleh saksi Nurani, BWS dan RIDHO.

Papan pengumuman Penetapan hasil penghitungan perolehan suara tingkat Kabupaten oleh KPU Inhu dalam sidang pleno terbuka itu viral di perbincangkan. Bahkan akun facebook menghitung perolehan suara secara manual menggunakan kalkulator dan hasil penjumlahan berbeda dengan hasil di papan pengumuman KPU Inhu.

Hasil penghitungan perolehan suara tingkat Kabupaten beredar di kalangan wartawan yang dikirimkan oleh penyelenggara dan beredar juga di masyarakat, bahkan masyarakat memposting hasil penghitungan perolehan suara tingkat Kabupaten di medi sosial seperti facebook.

“Kasian nomor 5 salah jumlah,” tulis akun media sosial Instagram atas nama seputarinhu di capture yang diterima wartawan Kamis (17/12/2020) sore.

Beredarnya hasil penghitungan perolehan suara tingkat Kabupaten ditengah masyarakat, juga dihitung ulang oleh tokoh masyarakat Inhu H Nick Afrizal terkejut dengan nilai penjumlahan perolehan suara Paslon RIDHO nomor urut 5 yang dijumlahkan secara manual dengan hasil 50.372 dan Paslon Rajut nomor urut 2 dengan hasil 50.356 terjadi selisih 16 suara, namun di papan pengumuman penjumlahan perolehan suara RIDHO hanya 50.048.

“Saya dua kali menukar kalkulator untuk menjumlahkan secraa manual perolehan suara RIDHO, hsailnya RIDHO memperoleh suara 50.372 dan uanggul 16 suara dari Paslon Rajut,” kata Ncik Afrizal yang juga mantan anggota DPRD Inhu ini.

Sejumlah akun facebook juga melampirkan dikolom komentar tentang papan pengumuman yang perolehan hasil suara RIDHO uanggul. “Saya ketika mendapatkan foto hasil perolehan suara paslon bupati hasil pleno KPU yang di tanda tangani oleh dua orang saksi dan komisioner KPU, saya jumlahkan ulang,” kata anggota DPRD Inhu Martimbang Simbolon.

Menurut Martimbang Simbolon, Paslon Bupati Inhu RIDHO nomor urut 5 uanggul 16 suara dari hasil penjumlahan total keseluruhan perolehan suara di 14 Kecamatan se-Inhu. “Saya hitung berulang ulang pakai kalkulator, hasilnya RIDHO memperoleh suara 50.372 dan Paslon Rajut nomor urut 2 memperoleh 50.356 suara,” kata politisi partai Perindo.

Semantara itu, ketua KPU Inhu Yeni Mairinda belum berhasil dikonfirmasi terkait adanya selisih hasil penjumlahan manual perolehan suara Paslon RIDHO nomor urut 5 di papan pengumuman dan yang beredar di masyarakat, dihubungi lewat telepon selulernya tidak diangkat.
(M.Lani)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *