Ratusan Buruh Korban PHK PT Ricry Berdemo Putusan PN Pekanbaru Segera di Laksanakan

oleh -35 views

Pekanbaru, Anugrahpost.com-Hingga kini, nasib 366 buruh korban pemutusan hubungan kerja (PHK) PT Ricry, Pekanbaru masih terkatung-katung.

Korban PHK tersebut, ratusan buruh kemudian melakukan aksi unjuk rasa ke Kantor Gubernur Riau (Gubri) di Pekanbaru, Provinsi Riau, Senin (20/7-2020) pagi.

Dalam kegiatan orasi di luar pagar kantor Gubernur Riau, para pihak pengunjuk rasa yang diwakili kira-kira 15 orang kemudian diterima masuk ke gedung kantor gubernur diwakili Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnakertrans) Provinsi Riau Jonli mewakili Gubernur Riau Syamsuar yang berhalangan hadir.

Menurut keterangan Aris Nasution Ketua Pengurus Unit Kerja Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (PUK SPSI) PT Ricry sekaligus penanggung jawab Tim 13 kepada Anugrahpost.com di Kantor Gubernur Riau, (20/7-2020), buruh sebanyak 366 itu di-PHK Oktober 2018 oleh pihak PT Ricry yang berlokasi Rumbai pesisir Pekanbaru.

Para buruh korban PHK itu selanjutnya menuntut hak-hak mereka, yakni upah yang belum dibayar. Dalam kurun waktu sejak PHK hingga kini.

Aris menambahkan memang ada sebagian upah buruh yang sudah dibayar, namun sebagian besar belum menerima hak-haknya sesuai ketentuan

Sejak di-PHK itu pula para buruh yang belum menerima hak-haknya, berulang kali menanyakannya ke pihak perusahaan, namun hasilnya nihil.

Bahkan para buruh juga melakukan upaya-upaya jalur hukum lalu, Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru kemudian mengeluarkan keputusan agar PT Ricry membayar hak-hak buruh korban PHK tetsebut.

Namun pihak PT Ricry tidak perduli dengan hasil putusan pengadilan.  Hingga kini perusahaan yang bergerak di bidang pabrik karet itu belum melaksanakan perintah pengadilan itu. Buntut-buntutnya, para korban PHK tersebut berulang kali melakukan aksi demo, seperti yang dilakukan pada pagi ini di Kantor Gubernur Riau.

Sesuai keterangan Aris ketua Tim 13 kepada Anugrahpost.com, menjelaskan mereka meminta jaminan kepada pihak Pemda namun Kadis Disnaker tidak ada masalah Jaminan hari ini,tapi saya Kadis Naker Provinsi riau atas Nama gubernur bersama kakan Satpol PP Riau dan Kasat Polres kota pekanbaru mendatangi Ketua Pengadilan Negeri Pekanbaru untuk meminta penjelasan dari Ketua PN pekanbaru
pengunjuk rasa meminta pembayaran hak-hak buruh korban PHK itu sesuai Keputusan Pengadilan Negeri Pekanbaru yakni tertanggal 27 Februari 2019 yang ditandatangani Eddi Sangapta Sinuhadji Panitera PN Pekanbaru.

Putusan tersebut antara lain memerintahkan agar PT Ricry membayar hak-hak para penggugat atas PHK secara tunai Rp30.831.537.000.

Dalam ruangan, pada pertemuan antara wakil-wakil para buruh dengan pihak Gubernur Riau yang diwakili Jonli itu para korban PHK menyampaikan uneg-uneg mereka. Inti dari pertemuan, masih membahas seputar tuntutan para buruh agar hak-hak mereka dibayarkan sesuai Keputusan PN Pekanbaru.

Kadis Tenaga Kerja Provinsi riau Jonli yang mewakili Gubernur Drs H.Samsuar MSi  berjanji kepada pihak korban PHK, usai pertemuan tersebut pihaknya akan mempertanyakan seputar hasil putusan pengadilan itu kepada Ketua Pengadilan Negeri Pekanbaru sebagaimana tuntutan buruh yang berdemo ap-01#

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *